Manajemen keuangan menurut ahli untuk keluarga, rumah tangga, International dan keuangan pribadi di 2021

Mengapa Manajemen Keuangan Itu Sangat Penting? 

Manajemen keuangan merupakan hal yang penting. Sebab, bisa menjadikan keuangan lebih terstruktur. Bukan hanya melulu soal bisnis yang memerlukannya, tetapi manajemen keuangan pribadi pun tidak kalah pentingnya. Yang mana melalui manajemen finansial pribadi yang tepat, pengalokasian keuangan menjadi bisa tertata. Dapat pula menjadi sarana untuk menyusun keuangan di masa mendatang. 

Manajemen Keuangan Ditinjau dari Pengertiannya

Merujuk dari berbagai pendapat yang dikemukakan oleh para ahli, dapat disimpulkan bahwa manajemen keuangan menurut para ahli merupakan pengelolaan keuangan secara profesional. Sebagaimana diketahui, tata kelola keuangan yang baik menjadi pondasi yang kuat dalam kehidupan bisnis maupun kehidupan pribadi. 

Dari sisi perusahaan, aspek keuangan tergolong sangat riskan. Pasalnya, kesalahan pengelolaan dalam hal finansial akan berujung pada rapuhnya perusahaan itu sendiri. Yang mana hal tersebut juga berkaitan dengan eksistensi perusahaan di masa mendatang. Layaknya sebuah pondasi, saat keuangan dikelola dengan tepat, bisnis akan semakin kokoh dengan perkembangan pesat. Karenanya, tidak mengherankan apabila banyak dibutuhkan manajemen keuangan internasional yang memiliki skill profesional. 

Sementara itu, beralih dari dunia bisnis, pengelolaan finansial juga penting dalam ranah keluarga. Sehingga, manajemen keuangan keluarga pun menjadi komponen yang tidak bisa ditinggalkan. Kebutuhan yang semakin beragam mendorong kacaunya keuangan manakala tidak diimbangi melalui pengelolaan keuangan yang baik. 

Pentingnya Manajemen Keuangan di Perusahaan 

Manajemen keuangan perusahaan, termasuk di dalamnya manajemen perbankan memiliki peran yang sangat besar. Diantaranya, menjaga arus kas. Pada sebuah perusahaan, keluar masuknya kas harus diawasi secara maksimal supaya efisiensi bisa diwujudkan. Dengan efisiensi sedemikian rupa, membuat perseroan mampu memperoleh margin keuntungan yang besar. Bersama strategi yang optimal, keberlangsungan usaha menjadi terjamin di masa mendatang. 

Selain itu, adanya manajemen finansial yang profesional membuat struktur modal bisa seimbang. Yakni, terkait anggaran yang dimiliki perusahaan dengan jumlah dana pinjaman yang harus dikembalikan. Bayangkan saja jika terjadi tidak seimbangnya struktur modal, bisa berakibat buruk kedepannya. Defisit anggaran akibat pembengkakan pinjaman bisa berimplikasi pada pailit. 

Yang tidak kalah pentingnya, sebuah bisnis tidak bisa meninggalkan risiko yang melingkupinya. Guna meminimalisir risiko operasional yang mungkin muncul, diperlukan pengelolaan keuangan yang baik. Sebab, manajer keuangan akan mempersiapkan strategi dalam menghadapi risiko bisnis yang tidak pasti. Diselesaikannya risiko melalui solusi yang membangun sangat bermanfaat terhadap kelangsungan perusahaan. 

Kemudian, manajemen keuangan yang memiliki banyak fungsi akan sangat mendukung perkembangan perusahaan. Adapun  fungsi yang melekat padanya, mulai dari planning, budgeting, controlling, auditing, dan reporting. Oleh karena itu, pengelola keuangan atau manajer keuangan tidak hanya menyusun perencanaan, tetapi sampai pada reporting. 

Prinsip Manajemen Keuangan

Lalu, apa saja prinsip yang melingkupi manajemen keuangan? Pertama, yaitu akuntabilitas. Akuntabilitas disini didefinisikan sebagai kewajiban moral serta hukum yang melekat pada perusahaan.  Atau bisa pula diartikan sebagai prinsip tanggung jawab. Dengan begitu, dapat diketahui darimana data diperoleh dana, pengalokasiannya, sampai bagaimana strategi perusahaan dalam menggunakannya. 

Prinsip selanjutnya, yaitu konsistensi. Sistem keuangan perseroan wajib dilaksanakan secara konsisten. Dalam hal ini, tidak berarti bahwa tidak boleh terjadi perubahan sistem yang telah berlaku. Melainkan, pergantian mendadak tanpa perencanaan dapat menimbulkan ketidakstabilan dana. Untuk itu, manajer keuangan hadir guna menyelesaikan persoalan tersebut. 

Berikutnya, yakni prinsip transparansi. Manajemen finansial perusahaan harus mengedepankan keterbukaan, khususnya terhadap keuangan. Tidak terkecuali mengenai keharusan penyediaan informasi keuangan kepada para pemangku kepentingan. Informasi tersebut harus pula disusun secara akurat, komprehensif, dan rapi, serta mudah diakses. 

Kemudian, prinsip kelangsungan hidup. Guna mewujudkan kelangsungan hidup perusahaan di masa mendatang, penting sekali untuk membuat perencanaan keuangan. Yang mana perencanaan termasuk planning sebagai fungsi manajemen finansial. Tidak lupa juga untuk menyusun strategi yang prospektif. 

Selain yang telah disebutkan, integritas juga menjadi hal yang tidak bisa ditinggalkan. Dalam hal reporting khususnya. Pada laporan keuangan, harus dibuat secara lengkap sekaligus akurat. 

Di tahun 2021, kegiatan berbasis online semakin mendominasi. Termasuk di dalamnya bisnis online. Agar usaha ini tetap bisa berjalan secara baik, peran manajemen finansial sangat dibutuhkan. Selain soal bisnis, manajemen keuangan rumah tangga juga tidak kalah pentingnya guna menciptakan finansial keluarga yang matang.