Aplikasi pinjaman online OJK atau pinjol OJK pinjaman resmi yang terdaftar di OJK dan legal di 2021

Tips Untuk Membuat Berbagai Perencanaan Keuangan

Jangan sampai di tahun 2021 ini Anda tak bisa membuat perencanaan keuangan. Penting, karena Anda harus tahu bagaimana arus keuangan Anda sendiri untuk tujuan lebih. Biak itu untuk merealisasikan tujuan ingin berinvestasi, untuk mengetahui pengeluaran apa yang seharusnya tidak ada, dan lain sebagainya.

Itu baru menyangkut rencana untuk keuangan pribadi,masih ada rencana keuangan yang dibuat untuk perusahaan serta keluarga. Perencanaan keuangan sengaja ada beberapa jenis supaya bisa dibuat dengan memberikan tujuan utamanya. Berikut adalah tips-tips untuk beberapa perencanaan keuangan dan baca juga cara daftar paypal tanpa kartu kredit.

Apa Itu Perencanaan Keuangan

Sebelum memasuki bahasan tips, ketahui dulu apa itu perencanaan keuangan. Untuk Anda yang masih awam, perencanaan keuangan adalah sebuah proses untuk menganggarkan atau mengetahui dana yang dibutuhkan dan dana yang harus jadi pemasukan.

Itu artinya, rencana ini dibuat untuk mengetahui total pemasukan yang ada dn total pengeluaran yang dibutuhkan. Jika keduanya diketahui, maka akan diketahui pula apakah pemasukannya kurang, jika benar kurang maka bisa dicari solusinya segera.

Tips Membuat Perencanaan Keuangan Pribadi

Ketika yang ingin dibuat adalah perencanaan keuangan pribadi maka tak jauh-jauh dari bahasan berwujud tips. Beberapa tips yang disarankan adalah untuk memangkas sebesar mungkin pengeluaran, memulai anggaran investasi atau sekedar menabung, berusaha tidak berhutang, mengupayakan hemat, serta mencatat setiap pengeluaran.

Yang namanya pengeluaran memang terkadang sulit dikontrol. Itulah mengapa sebaiknya, setiap pengeluaran dicatat supaya lebih mudah dalam membuat rencana keuangannya nanti. Juga untuk tidak berhutang, sebaiknya dihindari dan bangunlah persepsi bahwa investasi atau menabung akan jauh lebih baik.

Tips Membuat Perencanaan Keuangan Perusahaan

Untuk bisa membuat perencanaan keuangan perusahaan, akan ada langkah-langkah yang harus diikuti. Adapun lima langkah yang dimaksud adalah untuk menentukan tujuan perusahaan, untuk menentukan kegiataan perusahaan, mencari semua sumber pemasukan, menentukan pengeluaran, dan mencatat keuangan perusahaan.

Rencana keuangan untuk perusahaan yang baik akan membuat perusahaan bisa tetap untung, atau setidaknya bisa bertahan meski ada masalah. Bagian yang paling penting adalah untuk mensinkronkan antara pemasukan dan pengeluaran. Ketika mencari angka pengeluaran, maka seharusnya sudah mencakup pengeluaran bulanan, pengeluaran harian untuk operasional, juga pengeluaran yang sifatnya wajib per periode waktu tertentu.

Juga untuk pemasukan, jangan sampai ada yang missed. Apalagi jika perusahaan yang akan dihitung keuangannya ini memiliki cukup banyak anak bisnis atau usaha yang beragam, harus diketahui semua pemasukannya.

Tips Membuat Perencanaan Keuangan Keluarga

Sebelum menyimak contoh tabel perencanaan keuangan keluarga untuk dijadikan inspirasi saat membuat nanti, simak dulu apa saja tipsnya. Tips pertama adalah untuk tidak memasukan cicilan hutang yang bersifat konsumtif, pemakaian kartu kredit untuk bersenang-senang misalnya.

Dengan tidak memasukkan ini, Anda akan lebih mudah dalam membuat perencanaan keuangan keluarga yang akurat antara kebutuhan dan pemasukan. Tips kedua adalah untuk menggunakan sistem zero budgeting, dengan begitu mau tidak mau pemasukan yang ada harus pas untuk semua kebutuhan di bulan itu.

Bis ditambahkan pengeluaran beruap investasi atau menabung, namun sifatnya tetap opsional. Tidak perlu dipaksa jika memang belum mampu menyisihkan untuk hal ini. Jika uang sisa nantinya lebih dari 7% dari penghasilan, maka bisa menambahkan pengeluaran untuk dua hal ini.

Begitu juga untuk asuransi jiwa, bisa dipertimbangkan lagi jika ada uang sisa yang cukup. Berikut adalah simulasi tabel yang bisa Anda gunakan. 

Gaji pokok + tunjangan (bulanan) adalah Rp3.8 juta. Pengeluaran wajib berupa cicilan KPR Rp900 ribu, cicilan motor Rp600 ribu, SPP anak Rp550 ribu, dan sumbangan orang tua Rp200. Pengeluaran harian yang Anda butuhkan adalah belanja harian (Rp30 ribu x 31 hari) = Rp930 ribu. Uang jajan anak (Rp10 ribu x 31 hari) = Rp310 dan dana darurat Rp100. Jadi total pengeluarannya adalah (pengeluaran wajib + pengeluaran harian) = Rp3.590.000. Sedangkan sisa (gaji – pengeluaran) yaitu Rp210 ribu

Dari contoh tabel di atas, bisa disimpulkan bahwa nominal pemasukan yang harus dimasukan adalah totalnya. Jika memang ada tunjangan, maka masukkan juga. Kemudian untuk kebutuhan harian, setiap keluarga memang akan memiliki kebutuhan dengan nominal berbeda, namun pastikan jumlah hari dalam rencana keuangan satu bulannya sesuai. Dengan begitu, rencana keuangan yang dibuat akan semakin akurat.