Blog

Keuntungan Property Syariah dan Keutamaan Property Syariah |wisatakebun.id

wisatakebun.id– Akhir dekade ini di Indonesia sudah mulai bertumbuh property yang mengusung kata syariah. Apa sih sebenarnya property syariah itu dan apa yang membedakan dengan property konvensional yang biasa kita kenal. Dan yang paling penting apa saja sebenarnya keuntungan property syariah ini. Pada artikel di bawah ini kita akan membahas sedikit tentang apa property syariah itu?! 

Pengertian Property Syariah

Pasti timbul beberapa pertanyaan di benak sahabat sekalian ketika mendengar property syariah. Pertanyaan yang paling sering muncul biasanya begini.

Apa saja yang termasuk property itu apa saja yah ?

Property Syariah itu apa sih?

Bagaimana sistem syariah pembelian rumah yang seharusnya?

pengertian property syariah
progres pembangunan property syariah

photosource: donyx.ballaku.com
Seputar property syariah

Yang termasuk Property ada hal hal yang meliputi rumah, kebun, tanah, dan bangunan. Semua ini bisa dikatan sebagai property. Nah sekarang apa saja yang dimaksud dengan property syariah dan apa bedanya dengan property konvensional mari simak ulasan berikut.

Apa perbedaan antara Property Syariah dengan KPR melalui bank syariah maupun bank konvensional ?

Yuk, mari kita simak ulasannya berikut ini.

1. PIHAK YANG TRANSAKSI

✅ Property Syariah : Dua pihak yaitu antara pembeli dan developer

✅ Bank Syariah : Tiga pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank

✅ Bank Konvensional : Tiga pihak yaitu antara pembeli, developer dan bank

Maka harus kita cermati apakah KPR bank baik syariah atau konvensional terjadi transaksi jual beli atau hanya pendanaan dari bank. Jika memang jual beli maka halal dan jika hanya pendanaan bank maka haram.

Baca juga : Pengertian riba dan hukum riba yang harus diketahui

2. BARANG JAMINAN

✅ Property Syariah : Rumah yang di perjualbelikan/kredit tidak dijadikan jaminan

✅ Bank Syariah : Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

✅ Bank Konvensional : Rumah yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

Ada ikhtilaf ulama mengenai apakah barang yang diperjualbelikan boleh dijadikan jaminan atau dilarang. Dalam hal ini, Property Syariah mengambil pendapat bahwa rumah yang sedang diperjualbelikan/kredit dilarang dijadikan jaminan.

3. SISTEM DENDA

✅ Property Syariah : Tidak ada denda

✅ Bank Syariah : Ada denda

✅ Bank Konvensional : Ada denda

Dalam Property Syariah tidak boleh ada denda jika ada keterlambatan cicilan karena itu termasuk riba. Dalam jual beli kredit maka sejatinya adalah hutang piutang. Jadi jika harga sudah di akadkan maka tidak boleh ada kelebihan sedikitpun baik dinamakan denda, administrasi atau bahkan infaq sekalipun. Karena ini termasuk mengambil manfaat dari hutang piutang yaitu riba. Hal ini merupakan salah satu dari keuntungan property syariah, menarik bukan. Nah masih ada beberapa keuntungan property syariah lainnya. Yang akan kita bahas dalam point-point berikutnya.

4. SISTEM SITA

✅ Property Syariah : Tidak ada sita

✅ Bank Syariah : Tidak ada sita

✅ Bank Konvensional : Ada sita

Dalam Property Syariah tidak boleh melakukan sita jika pembeli tidak sanggup mencicil lagi. Karena rumah tersebut sudah sepenuhnya milik pembeli walaupun masih kredit. Solusinya adalah pembeli ditawarkan untuk menjual rumahnya baik lewat pembeli atau dengan bantuan developer.
Jika misal sisa hutang masih 100 juta kemudian rumah terjual 300 juta. Maka pembeli membayar sisa hutang yang 100 juta dan nilai 200 juta adalah hak pembeli. Nah ini adalah salah satu keuntungan dari memiliki property syariah.

Baca juga : 3 desain lantai rumah unik 

5. SISTEM PINALTY

✅ Property Syariah : Tidak ada pinalty

✅ Bank Syariah : Tidak ada pinalty

✅ Bank Konvensional : Ada pinalty

Jika pembeli mempercepat pelunasan misal dari tenor waktu 10 tahun kemudian di tahun 8 sudah lunas maka tidak ada penalty dalam Property Syariah karena itu adalah riba. Bahkan ada sistem diskon yang nilainya dikeluarkan saat pelunasan terjadi.

6. SISTEM ASURANSI

✅ Property Syariah : Tidak ada asuransi

✅ Bank Syariah : Ada asuransi

✅ Bank Konvensional : Ada asuransi

Dalam Property Syariah tidak memakai asuransi apapun karena asuransi adalah haram yang didalamnya ada riba, ghoror, maysir dan lain-lain.

7. SISTEM BI CHECKING ATAU BANKABLE

✅ Property Syariah : Tidak ada BI Checking/Bankable

✅ Bank Syariah : Ada BI Checking/Bankable

✅ Bank Konvensional : Ada BI Checking/Bankable

Dalam Property Syariah tidak ada BI Checking/Bankable sehingga sangat memberikan kemudahan bagi calon pembeli yang kesulitan jika melalui sistem BI Checking/Bankable.

8. BIAYA APRAISAL, BIAYA PROVISI BANK,BIAYA ASURANSI PRIBADI, BIAYA ASURANSI RUMAH

✅ Property Syariah : Tidak ada biaya Apraisal, Provisi, Asuransi

✅ Bank Syariah : Ada biaya Apraisal, Provisi, Asuransi

✅ Bank Konvensional : Ada biaya Apraisal, Provisi, Asuransi

Dalam perbankan Syariah maupun konvensional di kenakan biaya apraisal, biaya provisi, biaya asuransi pribadi dan asuransi rumah dengan total biaya kurang lebih 5% dari harga rumah.
Dalam Properti Syariah tidak ada biaya seperti di atas

#WISATAKEBUNKURBAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.