Dongeng Anak

Kisah Warna Kesukaan Rasulullah SAW

warna kesukaan Rasulullah

Mejikuhibiu.
Pernah kah Adik-adik mendengar singkatan ini ?

Mejikuhibiu
Merupakan singkatan kata dari Merah Jingga Kuning Hijau Biru Ungu. Warna-warna dasar ini , nantinya akan membentuk warna lainnya jika dicampurkan. Adik-adik tentu punya warna kesukaan sendiri. Dan warna-warna ini biasanya akan Adik-adik punya baik dalam bentuk mainan atau pakaian. Bagaimana dengan Rasulullah SAW? Tahukah Adik-adik, warna kesukaan Rasulullah SAW?

Baca juga : Kisah Abdurrahman bin Auf

Bagi Rasulullah SAW sendiri, warna yang disukai yaitu warna putih. Meski begitu, warna kesukaan Nabi Muhammad tidak hanya putih saja, menurut riwayat diterangkan bahwa Rasulullah SAW juga pernah memakai warna hitam, merah dan hijau.

Penutup kepala (imamah) rasulullah SAW yang masih ada hingga sekarang diketahui berwarna hitam. Dari banyak warna-warna itu, warna putih adalah yang sering dipakai oleh Rasulullah SAW.

Dalam hadist yang diriwayatkan Imam Al-Tabrani dikisahkan bahwa Rasulullah SAW juga menyukai warna hijau. Ada juga keterangan yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah memakai pakaian warna merah, abu-abu, dan warna campuran.

Baca juga : Keistimewaan Susu Kambing

Maka dari itu, ulama banyak menganjurkan pakaian warna putih sebagai bentuk cinta serta meneladani Rasullah SAW. Namun bukan berarti warna lainnya dikesampingkan atau tidak dianjurkan oleh Rasul. Seperti kata Ibnu Hajjar di dalam Tanbih Al Akhbar, Ketika hari raya kami disuruh mengenakan pakaian warna hijau karena lebih utama. Adapun hijau adalah afdhal daripada warna lainnya, setelah putih.

Rasulullah SAW juga mengaplikasikan warna dalam pakaian semisal pakaian yang bwrwarna putih atau penutup kepala (imamah) yang berwarna hitam. Al Baihaqi meriwayatkan hadist dari Jabir R.A : Pernah Rasulullah SAW berpakaian dengan corak merah ketika 2 hari raya dan ketika hari Jumat.

Al-Bukhari meriwayatkan hadist dari Ibnu Abbas R.A : Pernah Nabi Muhammad SAW keluar dengan kepala dibalut dengan sehelai kain berwarna abu-abu. Namun bukan warna lah yang menjadi utama. Tapi kesopanan dalam berpakaian lah yang paling utama.

Nah, kita sebagai umat muslim harusnya mengamalkan apa yang dianjurkan Rasulullah. Sudahkah kita menutup aurat secara sempurna? Karena pada hakikatnya menutup aurat bukanlah sekedar menutup aurat, namun pakaian itu harus bersih, wangi, dan nyaman terlihat.

Pesan Rasulullah dalam berpakaian

Jika tadi kita telah mengetahui warna kesukaan Rasulullah SAW, nah kali ini ada beberapa pesan dari Rasul dalam adab berpakaian :

  1. Berdoalah sebelum berpakaian. Alhamdulillahil ladzii kasaanii hadzat tauba warozaqqoniihi min ghoiri haulin minna walaa quwwah
    Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki daripada-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku
  2. Disunnahkan memakai dari sebelah kanan terlebih dahulu.
  3. Disunnahkan melepas dari sebelah kiri terlebih dahulu
  4. Berpakaian dengan rapi, indah, serta wangi sesuai kondisi dan tak berlebihan/memaksakan.

#30DEM
#30dayemakmendongeng
#day28
#warna
#arrayyanagency
#pejuangpropertysyariah